Beda Aspal Hotmix dan Aspal Biasa
Kali ini kami akan membahas Perbedaan ASPAL HOTMIX dan ASPAL BIASA. Asphalt hotmix merupakan jenis ashpalt yang banyak di pakai oleh jasa pengaspalan atau jasa konstruksi jalan di Indonesia. Karakteristiknya pun memiliki ciri khas tersendiri, baik dari sifatnya maupun pengaplikasiannya di lapangan.
Berikut kita akan mengetahui, apa yang membedakan asphalt hotmix dari asphalt biasa. Mengapa jenis-jenis asphalt hotmix banyak menjadi pilihan sebagai material pembuat perkerasan di jalan raya, perumahan, maupun tempat-tempat lainnya.
- Asphalt hotmix memiliki karakteristik tersendiri bila anda bandingkan dengan campuran asphalt lainnya. Sebagai contoh, perbedaannya dengan aspal cold mix. Aspal cold mix tidak memerlukan pemanasan dalam pengaplikasiannya. Sementara asphalt hotmix membutuhkan pemanasan, mulai dari pembuatan, pengangkutan, hingga penerapannya. Lalu, ada pula asphalt warm mix, yang temperatur pencampuran dan pemadatannya lebih rendah ketimbang asphalt hotmix.
- Dari segi penggunaan, asphalt hotmix bisa kami aplikasikan di segala medan, termasuk pengaspalan skala besar dan jalan berfrekuensi lalu lintas tinggi. Contohnya, jalan raya, pelataran parkir, bandara, pelabuhan, dan sebagainya. Asphalt hotmix juga kami gunakan untuk perbaikan yang sifatnya permanen.
- Sementara sebagai jenis asphalt yang paling mendasar, cold mix biasa kami gunakan untuk keperluan menambal lubang jalan atau memperbaiki retakan kecil. Cold mix memang tidak sekuat hotmix. Oleh karena itu, peruntukannya memang kami tujukan untuk kepentingan skala kecil, perbaikan sementara, atau jalan dengan frekuensi lalu lintas rendah.

Karakteristik Aspal Hotmix
Aspal hotmix adalah kombinasi yang terdiri atas agregat kasar, agregat halus, filler (bahan pengisi), dan aspal sebagai bahan pengikat. Untuk memperoleh kekentalan yang mencukupi dalam pengerjaannya maka pencampurannya kami lakukan dalam keadaan panas pada suhu yang tinggi.
Asphalt hotmix yang umum di gunakan oleh jasa pengaspalan di buat dengan memanaskan masing-masing bahan penyusunnya terlebih dahulu. Dengan demikian, agregat yang di peroleh pun kering dan kelembabannya sudah hilang berkat lepasnya uap air. Hasilnya, perkerasan jalan akan lebih tahan terhadap gangguan air dan meningkatkan umur pelayanan aspal.
Selain itu, pemanasan pada asphalt hotmix bertujuan untuk mengurangi viskositasnya. Dengan demikian, asphalt hotmix lebih mudah di campur, di tuang, dan di sebarkan.
Asphalt hotmix yang di buat dari semen asphalt memiliki sifat yang kuat dan tahan dari pengaruh cuaca maupun kimia. Dengan pencampurannya yang mengikat agregat maka permukaan jalan yang di hasilkan dari asphalt hotmix pun akan kuat dan kokoh.
Sementara itu, filler (bahan pengisi) yang di tambahkan ke dalam campuran asphalt hotmix juga memiliki sejumlah manfaat. Perannya sebagai pengisi rongga udara serta meningkatkan adhesi dan stabilitas campuran nantinya berpengaruh pula pada kualitas aspal. Jalan aspal yang di hasilkan pun tangguh dan tidak akan cepat terjadi kerusakan. Filler mendukung kinerja konstruksi perkerasan agar jalan semakin kuat menahan beban.
Ada pula bahan aditif yang terkadang kami tambahkan ke dalam asphalt hotmix. Efeknya adalah semakin meningkatkan daya tahan aspal untuk perkerasan jalan.
Ingin mendapatkan pengaspalan hotmix yang berkualitas? Anda dapat langsung menghubungi jasa pengaspalan terpercaya di kota Anda. Konsultasikan keinginan jalan Anda dan dapatkan pengaspalan hotmix yang sesuai standar dan kualitasnya bagi perkerasan yang Anda rencanakan.
Demikian pembahasan kami kali ini tentang perbedaan aspal hotmix dan aspal biasa. (Ditulis oleh: perbaikanjalan.co.id).
Butuh Jasa Pengaspalan Terpercaya?
Konsultasikan kebutuhan perbaikan jalan dengan tim ahli kami. Survei & RAB 100% Gratis.